|
Ayat tentang nikah(Kawin) |
|
|
|
|
Rabu, 22 April 2009 |
|
AYAT-AYAT TENTANG “KAWIN”
Anjuran
kawin:
(#qßsÅ3Rr&ur 4yJ»tF{$#
óOä3ZÏB tûüÅsÎ=»¢Á9$#ur
ô`ÏB ö/ä.Ï$t6Ïã
öNà6ͬ!$tBÎ)ur 4
bÎ) (#qçRqä3t
uä!#ts)èù ãNÎgÏYøóã
ª!$# `ÏB
¾Ï&Î#ôÒsù 3
ª!$#ur ììźur
ÒOÎ=tæ ÇÌËÈ
Artinya
:
“Dan
kawinkanlah orang-orang yang sedirian[1035] diantara kamu, dan orang-orang yang
layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu
yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan
kurnia-Nya. dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. An-Nuur/24 : 32)
[1035] Maksudnya: hendaklah laki-laki yang belum
kawin atau wanita- wanita yang tidak bersuami, dibantu agar mereka dapat kawin.
|
|
|
Rabu, 29 Oktober 2008 |
|
DASAR KEUTAMAAN MEMPELAJARI DAN MEMBACA
AL-QUR’AN
1.
Manusia yang paling baik adalah yang mempelajari dan
mengamalkan al-qur’an,
عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ (رض) قَالَ
قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ (ص م) خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْ آنَ وَعَلَّمَهُ
Artinya :
Dari ‘Usman bin
Affan ra., ia berkata, Rasulullah saw bersabda. “Orang yang paling baik
diantara kalian adalah yang mempelajari al-qur’an dan mengajarkannya”.
(Hadits
Shahih Riwayat Al-Bukhori, Abu Daud, Al-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Al-Darimi ).
2.
Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada pembacanya,
عَنْ اَبِى اُمَامَةَ الْبَا هِلِيِّ (رض) قاَلَ سَمِعْتُ رَسُوْ لَ
اللَّهِ (ص.م) : يَقُوْلُ: اِقْرَ ؤُوا
الْقُرْ آنَ, فَاِنَّهُ يَأْ تِيْ يَوْمَ الْقِيَا مَةِ شَفِيْعًا
ِلاَصْحَابِهِ .
Artinya :
Dari Abu umamah
Al-Bahili ra, ia berkata, Saya mendengar Rasulullah saw bersabda, “ Bacalah
al-Qur’an, karena ia pada hari kiamat nanti akan datang untuk memberikan
syafa’at kepada para pembacanya “.
(Hadits
Shahih Riwayat Muslim)
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Syarat Kemenangan Dalam Dakwah |
|
|
|
|
Rabu, 07 Juli 2004 |
|
Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa, (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” (QS al-Hajj: 40-41) Ini adalah janji yang Allah ungkapkan berulang kali. Di surat Muhammad, Allah bersabda: Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS Muhammad: 7) Siapapun yang konsekuen membela agama ini Allah member jaminan kemenangan. “Jika Allah menolong kamu, Maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), Maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” Ayat di atas adalah janji Allah yang pasti terjadi. Hati yang beriman, jiwa yang penuh dengan cahaya bashirah akan menangkap firman Allah ini sebagai jaminan yang pasti dipenuhi. Tidak tersisa sedikitpun keraguan bahwa pembela agama Allah pasti akan mendapatkan kemenangan. Tapi ternyata Allah memberikan criteria yang cukup spesifik. Sederhana dan jelas. Empat kriterianya: mendirikan sholat, menunaikan zakat, memerintahkan kepada yang ma’ruf, dan melarang dari yang munkar. Tampaknya syarat yang cukup mudah dan simple. Tetapi kalau kita teliti ternyata ayat tersebut tidak berbicara tentang sekedar pekerjaan sholat, zakat dan dakwah. Tetapi ayat tersebut berbicara tentang integritas kuat yang diindikasikan dengan empat hal utama. |
|
Selengkapnya...
|
|
|